Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Syahdan Noer Saputra, mahasiswa semester VII Jurusan Hukum Tatanegara Islam (HTNI), berhasil meraih gelar 1st Runner Up Duta Batik Indonesia 2026 dalam ajang nasional yang berlangsung pada 10–14 Oktober 2026 di Hotel Merapi Merbabu, Yogyakarta.

Pencapaian tersebut menjadi langkah penting bagi Syahdan dalam mengembangkan potensi diri sekaligus berkontribusi dalam pelestarian budaya Indonesia. Pada kompetisi tersebut, ia mewakili Provinsi DKI Jakarta setelah sebelumnya meraih gelar Winner Duta Batik DKI Jakarta 2026.
Keikutsertaannya dalam ajang nasional ini berangkat dari ketertarikan terhadap batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. Bagi Syahdan, batik tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan identitas, sejarah, dan kekayaan budaya yang perlu diperkenalkan kepada generasi muda.
Konsistensi Mengantarkan pada Prestasi
Keberhasilan Syahdan tidak diraih secara instan. Ketertarikannya terhadap ajang Duta Batik mulai tumbuh ketika ia menghadiri Pemilihan Duta Batik DKI Jakarta pada 2024 sebagai tamu undangan. Pengalaman menyaksikan para finalis tampil di atas panggung menumbuhkan keinginan untuk mengikuti kompetisi serupa.
Kesempatan tersebut belum dapat diwujudkan pada 2025 karena ia terlambat mendapatkan informasi pendaftaran. Meski demikian, pengalaman itu tidak menyurutkan niatnya. Pada Agustus 2026, Syahdan kembali mencoba peruntungan dengan mendaftarkan diri dan berhasil menjadi pemenang di tingkat DKI Jakarta.
Gelar tersebut membawanya melangkah ke tingkat nasional. Di tengah persiapan kompetisi, Syahdan tetap harus menjalankan tanggung jawab akademik, termasuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan praktik pengalaman lapangan (PPL). Padatnya agenda dan kelelahan sempat memengaruhi kepercayaan dirinya.

Namun, dukungan dari orang-orang di sekitarnya menjadi salah satu sumber kekuatan untuk terus melangkah. Ia memperoleh arahan dan dukungan dari Dekan Fakultas Syariah, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., M.A., Uun Sunimah, S.E., selaku Kasubbag Umum Fakultas Syariah, Ketua Jurusan Hukum Tatanegara, serta dosen dan tenaga kependidikan.
Dukungan dan Doa Menguatkan Langkah di Tingkat Nasional
Menjelang grand final, Syahdan sempat diliputi keraguan setelah menjalani rangkaian kegiatan yang melelahkan. Pada momen tersebut, Uun Sunimah memberikan motivasi agar ia tetap berusaha, menjaga keyakinan, dan menyertai setiap langkah dengan doa.
Motivasi itu menjadi penguat bagi Syahdan untuk menghadapi setiap tahapan kompetisi. Ia berhasil melewati babak Top 10, Top 5, hingga Top 3, sebelum akhirnya dinobatkan sebagai 1st Runner Up Duta Batik Indonesia 2026.
Capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ke panggung nasional. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan dan meraih pencapaian di luar ruang perkuliahan tanpa meninggalkan tanggung jawab akademiknya.

Syahdan menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Wakil Rektor III Prof. Dr. H. Hajam, M.Ag., pimpinan Fakultas Syariah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga kompetisi berlangsung.
Membawa Misi Pelestarian Batik Indonesia
Bagi Syahdan, gelar yang diraihnya merupakan amanah untuk terus mengenalkan batik kepada masyarakat luas. Ia berharap generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap produk budaya Indonesia, sehingga batik tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Prestasi ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan dapat berawal dari ketertarikan sederhana yang dipelihara melalui keberanian untuk mencoba dan ketekunan dalam menghadapi tantangan. Melalui pencapaian tersebut, Syahdan diharapkan dapat terus mengembangkan potensinya sekaligus menjadi bagian dari generasi muda yang aktif memperkenalkan kekayaan budaya bangsa.
Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut bangga atas pencapaian Syahdan Noer Saputra. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik almamater di berbagai bidang.